Kamis, 04 Oktober 2012

TGV

Train à Grande Vitesse (disingkat TGV) adalah kereta cepat Perancis (bahasa Perancis: train à grande vitesse, yang berarti kereta kecepatan tinggi). Dikembangkan oleh Alstom dan SNCF, dan dioperasikan oleh SNCF, Perusahaan rel Nasional Perancis. Kereta ini menghubungkan kota-kota di Perancis terutama Paris, dan juga negara-negara tetangga, seperti Belgia, Jerman, dan Swiss. TGV atau kereta yang berdasarkan TGV juga beroperasi di Belanda, Korea Selatan, Spanyol, dan Britania Raya dan Amerika Serikat. Kereta TGV diproduksi oleh Alstom. TGV adalah kereta penumpang, namun ada juga yang digunakan untuk pengiriman surat antara Paris dan Lyon.

Sejarah 


Ide TGV pertama kali diusulkan pada 1960-an. Prototipe pertama, dikenal dengan TGV 001, menggunakan turbin gas dan memproduksi listrik sendiri dari minyak, tapi setelah krisis energi 1973 dan peningkatan harga minyak yang tinggi, ide ini dianggap tidak praktis. Prototipe listrik pertama diselesaikan pada 1974, dengan versi akhir diantar pada 1980 dan pelayanan pertama dibuka umum antara Paris dan Lyon pada 27 September 1981.
Sejak itu, jalur lain menuju Tours/Le Mans, Calais, Brussels dan Marseille telah dibuka. Jalur menuju Strasbourg sedang dalam pembangunan. Dan juga jalur lain ke luar Perancis yang sedang dibangun ada menuju London, Cologne, dan Amsterdam. Pengembangan lebih lanjut ke spanyol dan Italia masih dalam perencanaan.
TGV bukan kereta cepat pertama, karena Shinkansen Jepang yang menghubungkan Tokyo dan Osaka telah dibuka sejak 1 Oktober 1964, hampir 17 tahun lebih awal dari TGV.

Armada


Kereta TGV ini berbentuk semi permanen dengan dua kereta bertenaga di setiap ujungnya, dengan menggunakan bogie Jacobs di setiap rangkaian kereta, dapat memudahkan kereta berjalan mulus. Dan di akhir rangkaian, kereta memiliki bogie tersendiri. Kereta TGV bisa diperpanjang dengan rangkaian dua TGV yang lain secara bersama-sama, dengan menggunakan coupler(perangkai) tersembunyi yang berada di moncong(hidung) daripada kereta TGV tersebut.
Desain ini dimaksudkan menguntungkan selama perjalanan, agar kereta dapat berjalan mulus di rel dan tidak keluar jalur. Sebaliknya kereta biasa, dapat dirangkai menggunakan alat perangkai dan jack-knife, seperti yang terjadi pada bencana kereta di Eschede.
Kelemahan dari desain kereta ini adalah bahwa sulit untuk membagi set kereta. Sementara kereta listrik TGV dapat dipindah dari kereta utama dengan prosedur uncoupling standar, dan peralatan depot khusus diperlukan untuk membagi kereta, dengan mengangkat kereta sekaligus. Setelah uncoupled, salah satu kereta terakhir dibiarkan tanpa bogie split, jadi bagian bogie diperlukan untuk mendukungnya.
Saat ini beroperasi sekitar 550 TGV. Berikut beberapa TGV yang beroperasi di sekitar Perancis :
  • TGV Sud-Est (penumpang) dan TGV La Poste (Barang),
  • TGV Atlantique (10 sampai 8 kereta)
  • TGV Réseau (mirip dengan Atlantique, tetapi hanya 8 kereta)
  • TGV TMST (Three Capitals dan North of London),
  • TGV Duplex (dua lantai untuk penumpang lebih banyak),
  • Thalys PBA dan PBKA (negara Benelux, dioperasikan menggunakan TGV Réseau and Duplex),
  • TGV POS (Paris-Ostfrankreich-Süddeutschland, atau Paris-Eastern France-Southern Germany).
  • TGV 2N2 (peningkatan daripada TGV Duplex).

"TGV" di luar Perancis


Teknologi TGV telah diadopsi beberapa negara:
  • Thalys, menghubungkan Perancis ke Belgia, Jerman dan Belanda
  • Eurostar, menghubungkan Britania Raya ke Perancis dan Belgia
  • AVE, jaringan kecepatan tinggi di Spanyol
  • KTX, jaringan kecepatan tinggi di Korea Selatan
  • Acela Express, kereta mengambang kecepatan tinggi di Amerika Serikat yang menggunakan teknologi motor TGV (meskipun lainnya tidak berhubungan)
  • Shinkansen , kereta kecepatan tinggi di Jepang .
Sumber : id.wikipedia.org


Tidak ada komentar:

Posting Komentar